SONAR UNDIP menggelar “Marine Survey in the Offshore Oil and Gas”


Surveyor of Ocean Area (SONAR UNDIP) menyelenggarakan "2nd Sonar Class" pada tanggal 6 Juni 2014 yang bertempat di Aula FPIK Undip dengan tema "Marine Survey in the offshore oil and gas industry" .
Acara ini mengundang pembicara yang telah malang melintang pada dunia offshore survey, yaitu mas Fajar S. Adi SIMarEST yang saat ini berkarir di PT. Geotronix Pratama Indonesia, beliau juga pernah berkarir di Bintang Subsea, National Marine Dreging Company dan EGS Group. Latar belakang beliau adalah UPN Veteran Yogya, Politeknik Bandung, dan Universitas Plymouth. 
Acara ini dihadiri oleh 30 peserta dari jurusan Ilmu Kelautan. Setelah acara dibuka pada pukul 13.30 WIB oleh Direktur SONAR, sdr. Esha E. Saratoga, pembicara dalam acara ini segera mempresentasikan materi pertamanya yaitu Marine Survey in the offshore oil and gas industry, beliau menjelaskan bagaimana cara kerja seorang surveyor dalam menentukan sebuah lokasi pengeboran. Bagaimana cara kerja alat yang digunakan oleh para surveyor offshore, seperti seismic, echosounder multi beam, dll.
Banyak sekali pertanyaan kritis yang dilontarkan oleh para peserta yang sangat antusias terhadap materi yang kami rasa masih sangat baru di dengar oleh para mahasiswa Ilmu Kelautan Undip. Materi pertama pun selesai pada pukul 15.30 WIB.
Selanjutnya masuk materi kedua yaitu “how to start a career in oil and gas industry”. Pembicara memberikan pengalaman-pengalaman nya dalam berkecimpung di dunia offshore. Bahkan beliau menjelaskan bagaimana CV sangat penting dalam  perekrutan tenaga kerja. Beliau memberikan tips dan trik dalam memulai karir di sebuah perusahaan offshore.
Acara berakhir pada pukul 17.00 WIB ditutup dengan pemberian plakat oleh Direktur SONAR kepada mas Fajar S. Adi SIMarEST, disertai foto bersama dengan para peserta 2nd Sonar Class.


Gubernur Jawa Tengah Turut Meriahkan Aksi Kelautan Undip Memperingati Hari Laut dan Segitiga Terubu Karang Dunia


          
Semarang - Simpang Lima. Dalam memperingati Hari Laut Sedunia dan Coral Triangle, para mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro Semarang mengadakan aksi untuk memperingati Hari Laut Sedunia (8 Juni) dan Coral Triangle Day (9 Juni) yang bertujuan sebagai bentuk aksi nyata kepedulian para mahasiswa kelautan dalam menjaga dan melestarikan laut serta mengajak orang – orang agar turut peduli akan kelestarian laut kita. Acara ini diadakan pada hari Minggu, 8 Juni 2014 pukul 06.30 yang bertempat di Car Free Day Simpang Lima Semarang yang dihadiri juga oleh para UKK Kelautan yaitu MDC,Register, Seaweed, Farmasea, dan Kesemat serta perwakilan angkatan kelautan dalam memeriahkan aksi tersebut.
            Dalam aksi ini para mahasiswa kelautan membagikan leaflet yang berisikan informasi mengenai Coral triangle serta menjelaskan mengenai Coral Triangle serta mengajak para pengunjung Car Free Day untuk menjaga dan melestarikan laut karena pentingnya laut akan kehidupan manusia dimasa yang akan datang. Dalam kegiatan ini juga ada bagian yang menarik yang dilakukan oleh UKK MDC, salah satu UKK Kelautan berupa klub selam yang bergerak di bidang ilmiah khususnya mendalami ekosistem terumbu karang, yaitu dengan membuat miniatur keadaan laut yang dikenakan oleh salah satu anggota mereka, tujuannya untuk menarik minat para pengunjung CFD akan aksi yang sedang dilakukan. Aksi ini ditutup dengan mengitari kawasan Car Free Day Simpang Lima sambil menyerukan “Selamat Hari Laut Sedunia” dan menyanyikan mars kelautan. Tanpa disengaja Gubernur Jawa Tengah yaitu Pak Ganjar yang sedang melakukan olah raga pagi di area Car Free Day Simpang Lima pagi itu juga turut memeriahkan aksi ini dengan menyerukan hal yang serupa dan mendukung aksi yang dilakukan oleh para mahasiswa kelautan. Aksi ini berakhir pada pukul 08.00 yang ditutup oleh koordinator lapangan Rianti Putri. (FCY) 


LANGKAH AWAL MENGUPAYAKAN KESEJAHTERAAN NELAYAN NUSANTARA

Minggu, 06 April 2014. Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Dipenegoro Semarang melaksanakan aksi di Car Free Day Simpang Lima Semarang untuk merayakan hari nelayan nasional yang jatuh tepat pada hari itu. Tidak hanya dari Universitas Dipenegoro Semarang saja, namun aksi ini dilaksanakan serentak oleh mahasiswa-masiswa lain di seluruh Indonesia yang tergabung dalam anggota HIMITEKINDO. Bersama-sama perwakilan dari angkatan 2013, 2012 dan juga 2011 para mahasiswa berorasi dan menyebarkan sticker serta leaflet yang berisi tentang Blue Economy. Dan tidak hanya itu, mahasiswa juga mengajak masyarakat untuk menyalurkan apresiasinya dengan menandatangani MMT.


Salah satu isi orasi yang diberikan oleh wakil ketua himpunan mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Dipenogoro, Aulia Yustian, adalah mengajak masyarakat khususnya masyarakat Semarang untuk merubah mindset kita sebagai negara maritim bukan negara agraris, karena sebagai mana kita tahu bahwa 2/3 wilayah Indonesia adalah lautan. Dan dia juga mengajak masyarakat Semarang untuk lebih peduli dan menyukseskan program pemerintah tentang Blue Economy.


Diakhiri dengan menyanyikan lagu mars kelautan dan lagu anak-anak nenek moyangku, perayaan hari nelayan nasional hari itu selesai. Harapan dari kita semua, semoga aksi perayaan hari nelayan nasional ini dapat membuka fikiran masyarakat khususnya masyarakat Semarang untuk lebih peduli terhadap para nelayan.]

Selamat hari Nelayan, kesejahteraan kalian adalah tugas besar kami wahai para pencari nafkah di tengah lautan. (DI)


HMIK UNDIP SUKSES GELAR SOSIALISASI HASIL MUNAS X

Setelah mengikuti musyawarah nasional Himitekindo ke-X yang diselenggarakan oleh Ilmu Kelautan Universitas Padjajaran, Jatinangor. Himpunan Mahasiswa Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro melaksanakan sosialisasi hasil munas tersebut kepada anggota HMIK tepat 2 minggu setelah acara munas X tersebut berlangsung. Acara yang diadakan ini merupakan salah satu tanggung jawab bagi kami para delegasi yang berangkat ke bandung untuk menyebarkan atau mensosialisasikan apa-apa saja yang dapat kita ambil dari sana.

Acara ini pada awalnya turut mengundang sekretaris jenderal periode 2014/2016 yang baru saja ditetapkan pada munas X kemarin, yaitu Harry Farhat dari Universitas Jendral Soedirman, Purwokerto. Namun ternyata sekjen berhalangan hadir karna satu dan lain hal yang tidak dapat ditinggalkan. Acara pun tetap dilaksanakan tanpa kehadiran sekjen.

Tepat pukul 19.30 WIB, acara sosialisasi hasil munas X dibuka oleh MC yaitu saudara/i Rio dan Tria yang merupakan salah satu perwakilan delegasi dari HMIK yang berangkat munas di Bandung. Selain mereka berdua, perwakilan delegasi lainnya juga turut peran serta dalam acara ini. Seperti saudari novita yang bertugas menjadi operator dan saudara Aulia Yustian menjadi pembicara yang membawakan materi-materi dari hasil munas X kemarin.

Sebelum masuk ke pembicara, seluruh peserta diminta untuk berdiri dari kursinya masing-masing untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu lalu masuk acara berikutnya yaitu adanya sambutan terlebih dahulu dari ketua HMIK periode 2013/2014 yaitu saudara Gilang Ramadhan. Beliau berterima kasih dan juga berpesan kepada seluruh peserta yang hadir untuk dapat menyampaikan kembali hasil sosialiasi pada malam ini kepada anggota HMIK lain yang berhalangan hadir dalam mengikuti acara tersebut.

Lalu masuk ke pembicara, materi pertama yaitu dari hasil-hasil simposium nasional pada hari pertama munas X yang dilaksanakan di balai sarwana gedung rektorat Universitas Padjajaran. Semua hasil presentasi yang dibawakan oleh pembicara pada simposium pada tanggal 3 tersebut diulas ulang secara singkat oleh saudara Tian untuk diketahui oleh seluruh peserta sosialisasi yang hadir.